jay-rodriguez_bola

Jay Rodriguez Kecewa Dinyatakan Bersalah

Jay Rodriguez Kecewa Dinyatakan Bersalah

Striker Inggris Jay Rodriguez mersa sangat kecewa dan tidak percaya bahwa dirinya dinyatakan bersalah atas tuduhan oleh Asosiasi Sepakbola Inggris mengenai tuduhan bahwa dirinya secara sengaja mempermalukan pemain belakang Brighton, Gaetan Bong dengan mengucapkan kata-kata rasis.

Pemain West Bromwich Albion ini akan menghadapi larangan bermain minimum lima pertandingan jika terbukti bersalah sehubungan dengan kasus dengan pemain internasional Kamerun Bong saat pertandingan Liga Primer bulan lalu.

Rodriguez diharapkan untuk mengikuti tuntutan tersebut – Rodriguez diberi waktu sampai akhir minggu depan untuk menanggapi – dan West Brom telah berjanji untuk mendukung pemain berusia 28 tahun itu.

“Benar-benar hancur dan tidak percaya pada situasi yang saya hadapi,” Rodriguez menulis di media sosial.

“Saya 100 persen menyangkal tuduhan palsu tersebut dan akan mengambil nasihat hukum yang benar untuk membuktikan ketidakbersalahan saya.”

Bong mengeluh kepada wasit Martin Atkinson saat pertandingan dan petugas lapangan tersebut mengajukan tuduhan tersebut kepada FA dengan memasukkannya insiden tersebut ke dalam laporan pertandingannya.

Pemain belakang Brighton, yang pindah ke Inggris pada tahun 2015 ini juga memberikan komentarnya atas insiden ini di posting media sosial setelah pertandingan yang dihapus tidak lama setelah di post.

“Beberapa kata tidak boleh dikatakan di lapangan sepak bola dan terutama bukan oleh pemain,” tulis Bong. “Kata-kata Rodriguez tidak bisa dimaafkan untuk pria itu.”

Direktur administrasi sepakbola West Brom Richard Garlick mengatakan: “Sebagai klub kami tetap mendukung sepenuhnya dan berkomitmen untuk mendukung Jay selama proses ini.”

Asosisasi sepakbola Inggrisi sendiri mememberikan keterangan Diduga Rodriguez menggunakan kata-kata kasar dan atau menghina dengan kata-kata yang menjurus ke ras dan atau warna kulit.

Seperti kita ketahui Asosiasi Sepakbola Inggris sangat mengutuk keras segala bentuk rasisme yang terdapat didalam sepakbola. Bahakan ditingkat Eropa, asosiasi sepakbola Eropa UEFA sudah beberapa tahun mengkampanyekan ” NO To Racism”, untuk membasmi segala bentuk rasisme di sepakbola.

Sudah banyak kasus rasisme di sepakbola Inggris sebelumnya, salah satu kasus yang terkenal mungkin kasus ejekan rasisme yang dilakukan oleh akapten Chelsea saat itu John Terry terhadap pemain Queens Park Rangers Anton Ferdinand.

Atau kasus Luis Suarez yang pada saat itu masih bermain untuk Liverpool, yang melontarkan ejekan kata “Negro” kepada pemain bertahan Manchester United Patrice Evra.

Yang paling baru ketika Roberto Firmino harus menghadapi tim investigasi dari Fa ketika berseteru dengan pemain belakang Everton Mason Holgate ketika derby panas berlangsung di Anfield akhir bulan lalu.